Kamis, 22 Desember 2016

Mengingantkan menjelang natal

Indah nya saling mengingatkan. Menjelang NATAL..☝☝☝

⚪ Muslim: "Bagaimana natalmu..? "
⚫ David: "Baik, kau tidak mengucapkan selamat natal padaku..??"

⚪ Muslim: "Tidak. Agama kami menghargai toleransi antar agama, termasuk agamamu. Tapi urusan ini, agama saya melarangnya..!!"
⚫ David: "Tapi kenapa..?? Bukankah hanya sekedar kata2..? Teman2 muslimku yg lain mengucapkannya padaku..??" .

⚪ Muslim: "Ooh mungkin mereka belum faham dan mengerti. Oh ya bisakah kau mengucapkan dua kalimat Syahadat David "?
⚫ David: "Oh tidak, saya tidak bisa... Itu akan mengganggu Keimanan saya..!"
⚪ Muslim: "Kenapa?? Bukankah hanya kata2 toleransi saja ? Ayo, ucapkanlah..!!"
⚫ David: " Ok ok..sekarang, saya faham dan mengerti.."

♻ Inilah yg menyebabkan Buya Hamka memilih meninggalkan jabatan Dunia sebagai Ketua MUI ketika didesak pemerintah utk mengucapkan "Selamat Natal" meskipun anggapan HANYA BERUPA KATA KATA keakraban/toleransi namun disisi Allah nilainya justru menunjukkan KERENDAHAN AQIDAH HAMBA yg tdk faham / tdk mau mengerti akan konsep ilmu agama yg disisi lain faham akan ilmu2 umum yg sifatnya tiada kekal, TDK ADA GUNANYA akan keselamatan AKHIRAT YG ABADI.

🌺 Buya Hamka : Bila Pesan ini bisa ditularkan ke yg lain, berarti kita sdh dak'wah kpd org bnyk.

🌺 Selamatkan Aqidah keluarga kita dan Saudara Muslim lainnya.

💥Lakumdinukum waliyadiin, Agamamu untukmu dan Agamaku untukku (QS. Alkafirun)

Inilah yg dimaksud TOLERANSI BERAGAMA. 😊

Tidak ada komentar:

Posting Komentar